Simulator Rangkaian dan Editor Skematik di Browser
Simulator rangkaian elektronik berbasis browser dengan komponen drag-and-drop, alat kabel, serta pembacaan tegangan, arus, dan daya real-time. Bangun rangkaian dengan baterai, resistor, potensiometer, LED, dioda, kapasitor, induktor, transistor, sakelar, sekring, lampu, buzzer, dan motor, putar dan hapus setiap bagian secara individual, hubungkan dengan kabel, lalu jalankan analisis DC, atau berikan arus AC dan lihat bentuk gelombang pada osiloskop bawaan. Muat contoh rangkaian atau buat milik Anda sendiri — simulasi berjalan langsung di browser Anda.
Cara Menggunakan Simulator Rangkaian
Ketuk komponen di palet untuk menempatkannya di kanvas. Pilih komponen untuk mengedit propertinya serta memutar, menyalin, atau menghapusnya langsung di tempat.
Seret dari satu terminal komponen ke terminal lain untuk menggambar kabel, atau beralih ke alat Kabel lalu ketuk dua terminal. Kabel yang salah bisa dihapus sendiri: ketuk kabelnya lalu tekan tombol sampah.
Tekan Simulasi untuk menjalankan analisis DC. Tegangan, arus, dan daya ditampilkan pada setiap komponen, aliran arus dianimasikan melalui kabel, dan kelebihan beban ditandai dengan peringatan yang jelas.
Rancang dan simulasikan rangkaian elektronik dengan editor drag-and-drop interaktif
Apa yang bisa dirakit di sini
Dua puluh delapan komponen, dan mesin hitungnya tahu fisika masing-masing. Ini daftar lengkapnya, supaya Anda tahu rangkaian Anda muat atau tidak sebelum membuka kanvas.
| Rumpun | Komponen |
|---|---|
| Catu daya | Baterai · Sumber AC · Sumber arus · Transformator |
| Pasif | Resistor · Potensiometer · Kapasitor · Induktor · Sekring |
| Sensor | Fotoresistor · Termistor |
| Semikonduktor | Dioda · Jembatan dioda · LED · Transistor · MOSFET |
| Penyakelaran | Sakelar · Tombol tekan · Relai |
| Sirkuit terpadu | Op-amp · Timer 555 · Gerbang logika · NOT · Blok pintar |
| Beban | Lampu · Motor · Buzzer |
| Titik acuan | Ground |
Bagaimana rangkaian dihitung
- Perhitungannya arus searah keadaan tunak: kapasitor menjadi putus dan menampilkan tegangan akhirnya, induktor menjadi kawat dan menampilkan arusnya. Sumber yang berubah terhadap waktu dijalankan lewat perhitungan langkah demi langkah tersendiri.
- Transistor dimodelkan sebagai sakelar: terbuka pada Vbe ≥ 0,7 V dan menahan Vce ≈ 0,2 V. Model ini tidak punya penguatan linear — penyederhanaan yang disengaja — jadi penguatan tingkat amplifier tidak bisa diukur di sini.
- Secara bawaan angkanya seperti kenyataan: baterai punya hambatan dalam 0,5 Ω, sehingga LED 20 mA terbaca sekitar 18,7 mA. Dengan model ideal, rangkaian yang sama memberi tepat 20 mA seperti di buku.