Pemulihan file dari image disk
Image disk adalah salinan bita demi bita dari kartu atau flashdisk, dan file yang terhapus masih ada di dalamnya: penghapusan di FAT menimpa satu karakter nama dan membebaskan rantai, tetapi meninggalkan kluster awal dan ukuran di tempatnya. Alat ini membacanya kembali, dan di tempat yang sistem berkasnya sudah lenyap, ia mengukir file lewat tanda tangan — memeriksa setiap hasil sebelum menyerahkannya.
Salinan bita demi bita: dd di Linux dan macOS, Win32 Disk Imager atau USB Image Tool di Windows. Bekerjalah dengan salinan, bukan aslinya.
Alat akan mengurai isinya: sistem berkas, file hidup, entri terhapus dan mana yang masih bisa dipulihkan.
Lewat direktori — nama dan folder kembali. Lewat tanda tangan — file ditemukan bahkan di mana direktori sudah tidak ada.
Peramban Chromium menyimpan langsung ke folder pilihan; sisanya menerima arsip. Yang tidak lolos pemeriksaan diletakkan terpisah.
Ambil kembali file terhapus dari salinan kartu atau flashdisk
Yang perlu diketahui sebelum mulai
- Yang dikerjakan adalah IMAGE, bukan medianya sendiri. Buat image dulu — dd di Linux dan macOS, Win32 Disk Imager atau USB Image Tool di Windows — lalu bekerja dengan salinannya. Membaca berulang media yang rusak justru itulah yang menghabisinya.
- File terhapus dipulihkan dengan asumsi potongannya berurutan. Untuk hampir semua yang ditulis kamera itu benar; pada media yang bertahun-tahun diisi dan dikosongkan, sering tidak. Karena itu setiap hasil di sini diperiksa, dan yang tidak lolos diletakkan terpisah.
- Kalau kluster file terhapus sekarang milik file yang ada, datanya sudah hilang. Entri seperti itu masuk daftar tertimpa, bukan diserahkan sebagai file yang tidak akan terbuka.
- Image exFAT dan NTFS dikenali, tetapi direktorinya belum dibaca. Pengukiran tetap mengambil file-nya — yang hilang hanya nama dan folder aslinya.