Pencarian kode kerusakan OBD-II

Katalog daring kode kerusakan OBD-II: P, B, C, dan U. Tempel apa pun yang ditampilkan pemindai — pembacaan mencakup tiap kode secara terpisah dan gabungannya sekaligus, karena beberapa kode hampir selalu punya satu penyebab bersama dan memperbaikinya satu per satu adalah jalan termahal. Untuk tiap kode alat ini menyebutkan sistemnya, penyebab yang mungkin diurutkan menurut kemungkinan, dan apa yang bisa diperiksa sendiri sebelum ke bengkel. Kode yang tidak ada di daftar tetap mendapat jawaban: lima karakter itu sendiri sudah mengatakan sistem mana yang bermasalah dan apakah kodenya standar atau khas pabrikan.

Cara memakai katalog

1
Tempel semua yang ditampilkan pemindai

Bukan satu kode sekali jalan, melainkan seluruhnya: kodenya ditemukan di dalam teks meski diselingi keterangan dan baris tak penting dari aplikasi.

2
Baca dulu bagian gabungan

Kalau kodenya beberapa, blok di atas menyebutkan arti mereka BERSAMA. Sering kali itu satu penyebab, bukan empat perbaikan terpisah.

3
Mulailah dari penyebab teratas

Daftarnya diurutkan menurut kemungkinan. Butir-butir pertama lebih murah diperiksa dan lebih sering menjadi penyebabnya.

4
Lakukan pemeriksaan sebelum ke bengkel

Mengencangkan tutup tangki, melihat level oli, menukar koil — kadang itu sudah cukup, dan kalau belum, Anda datang ke bengkel dengan kemungkinan yang sudah menyempit.

Ketahui arti lampu di panel sebelum ke bengkel

Anda bisa menempel seluruh daftar dari aplikasi: kodenya ditemukan sendiri di dalam teks. Ctrl+Enter untuk mencari.
✉️ Tahu kode yang belum kami punya?
Kirimkan — kami periksa satu per satu dan tambahkan ke katalog. Yang paling berharga adalah kode pabrikan: kode itu di luar standar umum dan nyaris mustahil dicari di internet.
Kiriman masuk antrean tinjauan manual. Kami tidak membalas lewat surel — artinya akan muncul begitu saja di katalog.
Diterbitkan Penulis: